Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Eryanto Rais disampaikan bahwa penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Mandarin, kini menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan. Seiring meningkatnya aktivitas investasi, perdagangan, dan industri, kemampuan berbahasa Mandarin dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat untuk memperoleh peluang kerja yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga memberikan apresiasi kepada Disnakertrans yang secara konsisten menghadirkan berbagai pelatihan berbasis kompetensi. Program tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang profesional, adaptif, produktif, dan memiliki daya saing sesuai kebutuhan pasar kerja.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Tanah Bumbu, Kadri Mandar, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan putra-putri daerah Kabupaten Tanah Bumbu. Pelatihan dirancang berlangsung selama enam bulan sehingga peserta memiliki kesempatan mempelajari dasar-dasar Bahasa Mandarin secara bertahap hingga mampu menguasai kompetensi yang dibutuhkan.
Menurutnya, kemampuan berbahasa asing tidak hanya meningkatkan kualitas individu, tetapi juga menjadi bekal penting untuk membuka akses terhadap berbagai peluang karier di masa mendatang, khususnya di sektor industri yang terus berkembang di Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap lahir sumber daya manusia yang unggul, siap bersaing, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.